Ticker

6/recent/ticker-posts

12 April Haul Ke-70 Tahun Pahlawan Kemerdekaan-RI "Ki Hadjar Hardjo Oetomo", Berikut Sifat Yang Patut Di Tauladani.



PSHTPESISIRBARAT.COM - Tepat di Tanggal 12 April 1952 (70) Tahun yang lalu, Pendiri Setia Hati Terate Eyang Hadjar Hardjo Oetomo memenuhi sifat kemanusiaannya dengan menghadap kepada yang pencipta. Berawal dari nama "Pencak Sport Club" untuk memperlancar gerakannya melawan belanda, Eyang Hardjo Oetomo lantas merubah (meridloi) namanya menjadi Setia Hati Terate dengan landasan "Persaudaraan".

Sifat yang sederhana, tawadlu' dan ahli tirakat membuat Eyang Hadjar Hardjo Oetomo yang patut kita teladani.

1.      Cerdas Dalam Menguasai Ilmu Kebhatinan.

Ki Hadjar Hardjo Oetomo adalah lelaki kelahiran Madiun pada tahun 1890. Karena ketekunannya mengabdi pada gurunya, yakni Ki Ngabehi Soerodiwiryo, ia pun mendapatkan kasih berlebih dan berhasil menguasai hampir seluruh ilmu Ki Ageng Suro Dwiriyo, hingga beliau diangkat sebagai pendekar tingkat III dalam tataran ilmu Setia Hati (SH). pengangkatan tingkat III Tersebut terjadi di desa Winongo Madiun.

2.      Cerdas Dalam Dunia Pendidikan.

Berdasarkan Peraturan Pendidikan Dasar untuk masyarakat Hindia Belanda. Pemerintah Belanda mengeluarkan kebijakan Pendidikan pada tahun 1848, dan disempurnakan pada tahun 1892 di mana pendidikan dasar harus ada pada setiap Karesidenan, Kabupaten, Kawedanaan, pusat-pusat kerajinan dan perdagangan, atau tempat yang dianggap perlu untuk mendirikan pendidikan. Karesidenan yang ada di Jawa Timur salah satunya berada di Madiun.

Di Karesidenan Madiun Ki Hajar Harjo Utomo menjadi salah seorang guru SD tepatnya di Benteng Madiun. Menjadi seorang guru di zaman Hindia Belanda tentu tidak mudah, sejarah guru di masa itu mencatat bahwa guru harus menguasai baca, menulis dan berhitung, dan faktanya beliau sudah menguasai itu di masa tersebut.

3.      Cerdas Dalam Bekerja Keras.

Berkat ketekunannya dalam bekerja menjadi mantri pasar Spoor Madiun yang  ditempatkan di Mlilir, atas prestasinya dalam memenejemen alur pasar Spoor Madiun menjadikan beliau berhasil diangkat menjadi Ajund Opsioner pasar Mlilir, Dolopo, Uteran dan Pagotan. (Ajund Opsioner yang artinya penasehat)

4.      Cerdas dalam berdagang.

Usaha beliau dalam Memperjuangkan Kemerdekaan bukan hanya di PSHT saja sebagai pendadar pemuda madiun untuk melawan belanda. Namun beliau juga masuk ke dalam organisasi Sarekat Dagang Islam (SDI). dimana organisasi ini berperan penting dalam bidang ekonomi untuk memberi kebutuhan makanan para tokoh kemerdekaan di wilayah Karisedanan Madiun. Karena di rasa Ekonomi begitu penting dalam mencapai kemerdekaan, pencapaian Ki Hadjar Hardjo Oetomo bersama pengurus (SDI) meminta bekerja sama kepada Keraton Solo agar rempah-rempah yang berasal dari Madiun bisa di perdagangkan di wilayah keraton.

Posting Komentar

0 Komentar